Monday, March 30, 2015
Friday, March 13, 2015
Gangguan Seksual Pria
Gangguan Kesuburan Reproduksi Pada Pria
Sobat
DHP, setiap makhluk hidup di dunia ini, telah dikodratkan untuk dapat
berkembang biak demi mempertahankan eksistensinya dalam kehidupan. Mekanisme
kembang biak setiap makhluk, biasa disebut dengan sistem reproduksi. Proses
reproduksi ini, terjadi dalam sel kelamin setiap makhluk hidup. Pada manusia, hasil
reproduksi pria dikenal dengan sperma, dan pada wanita berupa sel telur.
Kali
ini, kita akan sedikit mengupas faktor-faktor penyebab ketidaksuburan kaum Adam.
Peran pria dalam proses "pembuatan" bayi tidak cukup hanya dengan
memproduksi sperma dan meletakannya di dalam vagina dan rahim wanita. Tapi,
kualitas spermanya juga harus cukup bagus karena jika selamat sampai ke sana,
sperma harus cukup kuat untuk berenang ke saluran telur (tuba fallopi) ke kandungan
rahim untuk bertemu dengan telur.
A.
Gangguan
& Faktor Penyebab Sperma Tidak Subur.
Kita
tahu bahwa faktor utama yang memengaruhi kesuburan pria adalah kualitas
spermanya, baik kualitas dan kuantitasnya. Sperma yang sehat adalah yang
memiliki bentuk sempurna, lincah, dan memiliki gerakan cepat. Sperma yang
gerakannya pelan dan tidak sempurna atau berenang menuju arah yang salah tentu
menyebabkan pembuahan menjadi sangat sulit. Agar kesempatan untuk membuahi besar,
dibutuhkan minimal sebanyak 20 juta sperma permililiter air mani. Menurut
beberapa pakar kesehatan reproduksi, sebenarnya ada dua penyakit atau
kondisi yang paling sering menyebabkan kurangnya kualitas sperma sehingga
menyebabkan pria kurang subur, yaitu varicocele dan penyakit menular seksual
(PMS).
Subscribe to:
Comments (Atom)



