Pages

Friday, March 13, 2015

Gangguan Seksual Pria



Gangguan Kesuburan Reproduksi Pada Pria

Sobat DHP, setiap makhluk hidup di dunia ini, telah dikodratkan untuk dapat berkembang biak demi mempertahankan eksistensinya dalam kehidupan. Mekanisme kembang biak setiap makhluk, biasa disebut dengan sistem reproduksi. Proses reproduksi ini, terjadi dalam sel kelamin setiap makhluk hidup. Pada manusia, hasil reproduksi pria dikenal dengan sperma, dan pada wanita berupa sel telur.
Kali ini, kita akan sedikit mengupas faktor-faktor penyebab ketidaksuburan kaum Adam. Peran pria dalam proses "pembuatan" bayi tidak cukup hanya dengan memproduksi sperma dan meletakannya di dalam vagina dan rahim wanita. Tapi, kualitas spermanya juga harus cukup bagus karena jika selamat sampai ke sana, sperma harus cukup kuat untuk berenang ke saluran telur (tuba fallopi) ke kandungan rahim untuk bertemu dengan telur.
A.           Gangguan & Faktor Penyebab Sperma Tidak Subur.
Kita tahu bahwa faktor utama yang memengaruhi kesuburan pria adalah kualitas spermanya, baik kualitas dan kuantitasnya. Sperma yang sehat adalah yang memiliki bentuk sempurna, lincah, dan memiliki gerakan cepat. Sperma yang gerakannya pelan dan tidak sempurna atau berenang menuju arah yang salah tentu menyebabkan pembuahan menjadi sangat sulit. Agar kesempatan untuk membuahi besar, dibutuhkan minimal sebanyak 20 juta sperma permililiter air mani. Menurut beberapa pakar kesehatan reproduksi, sebenarnya ada dua penyakit atau kondisi yang paling sering menyebabkan kurangnya kualitas sperma sehingga menyebabkan pria kurang subur, yaitu varicocele dan penyakit menular seksual (PMS).